Pages

Friday, February 1, 2013

Peluk Rindu untuk Kawanku


     Takkan pernah habis cerita tentang masa sekolah. Masa jahilliyah dalam kekelaman kisah ababil. Saat pikiran lebih didominasi ke-alay-an dan ke-absurd-an daripada pikiran-pikiran elegan, masa dimana kata “k3ReN” lebih cantik daripada keren sendiri. Ketika PR adalah sebuah kewajiban dikerjakan di kelas sebelum bel berbunyi.  Masa-masa dimana saat saya masih kurus. Iya, SAYA KURUS.

     Semua terasa hina, iya, karena hanya hal-hal yang buruk itu yang sanggup buatku tergugah menulis ini. Karena kenangan indah kadang tercipta dari sebuah kebodohan. Iya, betul sekali, BODOH!  Apa kabarnya kalian sekarang? Dimana kalian sekarang? Masihkah kalian mengingatku? Masihkah kalian ingat kebodohan kita itu? Ataukah kalian masih menjadi pribadi yang terperangkap dalam kebodohan dalam arti yang lain? Kalau iya, selamat! Kalian belum kehilangan kesenangan kalian. Tapi hidup ini bukan sekedar cari kesenangan, kebahagiaan akan lebih bak dari kesenangan.

     Ini sekedar goresan kerinduanku pada kalian semua temanku, aku tak pandai berpuisi. Anggap saja ini sebuah surat pendek sebagai ungkapan rasa sayang dan rinduku pada kalian semua. Kenapa harus ditulis di blog? Iya, biar semua orang tau kita pernah bodoh, kita pernah alay. Dan berkat kebodohan-kebodohan itulah kita secara tidak langsung berhasil menanamkan bibit hipertensi pada lawan bicara kita. Jika kalian berharap aku menulis surat satu per-satu, terus aku kirim ke rumah kalian masing-masing disertai sebuah souvenir berupa gadget terbaru tentu aku tak mampu. Hitung saja, misalnya kalian tinggal di Jakarta, maka ongkos kirimnya Rp. 20.000,-. Mahal beud~

     Seberapa bermaknanya tulisan ini semua tergantung kadar keimanan kalian sendiri. Dan aku dari sini sangat tidak menganjurkan kalian bertingkah bodoh kembali. Alay boleh, tapi harus punya pikiran lebih elegan ya! Udah bukan waktunya main-main, ‘kan? Selagi hari kita masih siang, jangan sia-siakan itu. Aku harap kalian semua akan selalu dalam lindungan Allah, selalu diberikan jalan yang mudah, dan apa yang kalian semogakan akan segera tersemogakan. Oh iya, satu lagi! Kalau kalian nikah, undang-undang yaaaaaa..... Dan buat kalian yang udah nikah, semoga kalian bahagia. Amien!

     Oke, gitu aja goresan kecilku ini. Sukses selalu buat kalian semua!

Peluk rindu,

Wahyu Arie Prasetyo.