Pages

Friday, June 21, 2019

Ketika Aku Tidak Percaya Siapapun

Saat ini yang aku rasa adalah hampa, benar-benar hampa. Mengikuti perasaan yang ada, hati seperti kecewa namun tidak tahu karena apa. Aku dikontrol oleh emosiku sendiri, menjadi sedikit keras untuk menjadi manusia paling egois.

Saat ini aku sedih. Tidak tahu karena siapa. Hasrat menyendiri selalu datang, tak ingin berbagi dengan yang lain barang sepetik sajak tentang keluhku pun.

Saat ini aku terluka. Entah karena kata tajam apa yang membuatku tidak percaya diri. Selalu aku mengikuti bayanganku sendiri, mencari tempat gelap untuk mengusap air mata.

Saat ini aku marah. Menjadi anak buah dari setiap resah. Aku terbawa hingga lelah, hingga pada akhirnya aku merasa saatnya menyerah. Aku lelah.

Monday, June 3, 2019

Menjadi Bodoh Paling Bahagia

Aku yang terlalu dalam mencintaimu.
Perlahan selalu berusaha dekat denganmu.
Apapun caranya.

Aku yang telah menjadi budak sang rindu.
Sehari tanpa pesan darimu,
tergetar perasaanku mencari pelarian atas gundahnya jiwaku.

Aku tau mencintai terlalu dalam adalah cara menjadi bodoh paling bahagia di dunia.
Ya, bisa aku katakan jika aku saat ini bahagia menjadi bodoh karenamu.

Semesta terkadang memberi tahuku sudah saatnya aku merindu.
Hati mendengar, jemari mulai menyapamu.
Saat itu telah terjadi, mulut berkata pun sia-sia.

Aku tak bisa berhenti mengagumimu.
Aku tak bisa berhenti mencintaimu.
Dan aku mau bodoh juga karenamu.

Aku ingin bahagia, menjadi milikmu.
Ya, meskipun itu hanya anganku.