Pages

Friday, September 19, 2014

Perahu Ini Belum Berlabuh

Hai, Vian.

Apa kabar kamu? Kamu tau ga kalo aku pagi ini masih bangun? Kamu tau ga kalo aku lagi kangen kamu? Hehehe.

Kamu inget ga pertemuan pertama kita? Iya, waktu itu aku ke tempat kerja kamu. Aku waktu itu lagi keras sebenernya sama diri aku sendiri, sama hati juga. Iseng-iseng, bilang ke kamu buat sms aku. Hehehe. Tapi aku tau sih ga mungkin kamu mulai duluan. Akhirnya aku deh yang memulai. Kita sms-an, terus aku tanyain twitter kamu. Aku stalk, dapat fesbuk kamu juga. Lucu banget waktu itu. Ga berapa lama aku nemuin kesamaan antara kita, iya, kita suka gila. Kita punya idola yang sama, Raditya Dika.

Seiring berjalan waktu, aku kode kamu kode. Hihihi. Indah banget waktu itu. Aku sering main ke tempat kerja kamu cuma buat nyari wifi gratis. Aku juga masih inget waktu ngasih cokelat ke kamu, terus diciein Mbak Pijar. Aku masih inget sih ekspresi wajah kamu waktu itu. Beberapa hari kemudian aku denger kamu udah jadian sama si ini. Aku sih strong, cuma jadi agak risih jadinya. Maaf ya. Dari itu juga kita jadi jauhan, kita kaya udah bukan kita yang dulu.

Sudah beberapa bulan sejak hal yang tak mengenakkan itu, kita bertemu di suatu senja. Seperti biasa, kamu masih cantik. Saat itu kamu sudah sendiri lagi sepertinya. Aku jalan aja waktu itu, agak pengen cuek aja sebenernya. Songong ya? Hehe. Eh, kamunya malah dadah-dadah ke aku. Gimana ga meleleh coba? Hati ini kan jadi lembab. Apadeh. Terus kita.... Ehhmm... Cuma salaman. Halah.

Sejak saat itu kita mulai sering kontak lagi. Tak lama, aku memutuskan untuk pindah ke Depok. 2 hari sebelum berangkat, kita masih sempat jalan berdua, padahal tempatnya ga ngenakkin. I'm sorry. Kita mulai berbisik mengulang memory, dan aku ungkapin apa yang tak sempat aku ucap dulu. Sayang sih, aku harus pindah jauh.

Saat aku sudah di Depok, kita masih sering berhubungan. Aku masih suka kirim lagu buat kamu, nyanyi buat kamu, juga bikin video yang musiknya menyayat hati itu. Tapi nyatanya perahu kita tak bisa berlayar dengan jarak yang jauh. Hehe.

Saat kamu tau aku sudah punya pacar lain, kamu selalu mengawali obrolan dengan kata, "Hai, pacar orang." Itu sakit sih sebenernya. Padahal harusnya, "Hai, pacarnya akuh." Uh, kangen sama gilanya kamu.

Seperti yang pernah aku ucapin dulu sih, "Memang banyak, tapi kamu cuma satu. Dan kamu emang beda." Rasanya aku gagal move on dari gilanya kamu. Iya, kamu yang kadang lebih gila dari aku, lebih bodoh dari aku. Semoga kamu mau baca ini ya. Iya, ini cuma buat bilang kalau aku kangen kamu. Eh, iya. Perahu aku sekarang sedang berlayar lagi, menanti pelabuhan yang ramai selayaknya pelabuhan yang kamu punya.


Have a nice future, Vian. :)


Dari Pelaut yang Gagal.
Arie.



Sunday, September 14, 2014

PINKnic: Menghamba Nina

     Hari sabtu, gue kebagian kerja shift pagi. Sengaja minta izin buat pulang awal. Jam setengah 4 gue gue meluncur buat ke FX, mau pengajian. 3x naik angkot, sekali naik KRL, sama sekali naik Kopaja. Selama perjalanan itu gue juga harus berhadapan dengan macet yang menyerupai perasaan sayang. Dan gue sampe FX baru jam 17.55. Good.

     Iya, hari itu gue mau pinknic nonton adek-adek kaos pink yang harus disayangi, lebih tepatnya bermaksud menghamba Nina. *GWS buat writernya*. Gue dapet bingo 14, kalo kata Jiunk itu nomernya Ishizaki. Masuk di pertengahan, lumayanlah masih dapat spot tengah walaupun agak belakangan yang penting Nina kelihatan udah buat gue bahagia kok. :))) *sampe dower*



     Di artikel kali ini gue ga mau cerita secara mendetail, cuma mau nyeritain dikit aja. Soalnya gue ga hafal membernya. Pas member baru masuk gue bingung itu siapa, itu siapa. Tapi akhirnya gue berhasil nemuin Nina walaupun dia posisi membelakangi penonton. Show dibuka dengan lagu shonichi, mata gue ga lepas dari Dek Hamids. Nah, pas Hissatsu Teleport gue langsung kekurangan darah gara-gara mimisan. Kenapah? Nina solo-dance di tengah. Ya Allah.. Dari situ gue juga ada sedikit tebakkan, Nina kayanya sih pinter tari tradisional. Gerakkan dancenya ngalir kaya ombak yang tenang gitu, adem ngelihatnya. MC, mainan masa kecil member. Pas MC gue penasaran sama Desy. Lha iya, logat ngapaknya kerasa banget. Gue sering banget ngomong ngapak sama Tukang Martabak depan tempat kerja gue, padahal Bahasa Jawa gue bukan ngapak. Akhirnya ilmu yang diberikan Kang Martabak itu berguna. Terima kasih, Tolak Angin.

     Masuk unitsong. Dibuka dengan unyuk song ever, Tenshi no Shippo dengan Nina-nya. WOY! NINA SEPANJANG LAGU SERING GEMBUNGIN PIPI, MUMUMU SAMA MONYONG-MONYONG! Gue langsung gigitin kaki kursi, abisnya gemes sih. Pokoknya Nina dapet banget lucuknya, ekspresi wajah kosong itu negasin kalo dia emang lucuk dari sono-nya, bukan dibuat-buat dan negasin gue juga buat oshiin dia. Hamids, kakak oshiin kamu ya? Hehe. Unitsong selanjutnya Pajama Drive. Michelle di sini kelihatan biasa aja, kalo di sepakbola ada istilah "One Hit Wonder Player", nah, di generasi 3 ini Michelle semacam itu kalo belum nampilin yang luar biasa. Kumenunggu, Michelle. Junjou Shugi, postur member terasa timpang. Nadse so sexy, cantiknya membunuh. *kejang-kejang* WOY, BACKDANCERNYA ELAINE HARTANTO! Sebelum generasi 3 benar-benar populer, Elaine adalah member yang gue perhatiin. Cuma memperhatiin aja sih. Sayangnya cuma buat Rama. Hvftmids. Temon-temone ra ono, sori typo, maksudnya Temodemo no Namida. Andela dengan seribu anak panahnya berhasil nusuk gue. Yukka juga keren. Kagami no Naka Jean d'Arc. Lagunya jadi super arogan, Sisca yang gue kira punya suara ala Mariah Carey itu tampil garang di sini. Demi apapun, unitsong ini keren banget!


     Unitsong abis, gue kembali fokus lagi ke Dedek Hamids. Lucuknya ga kira-kira, Ya Allah. kelihatan polos banget. Hehe. Benar-benar menghamba gue semalem. See you next theatre, Hamids. Ya walaupun gue ga tau kapan lagi bisa nontonnya.


Photo by: Beda Famiglia

Friday, September 5, 2014

Perfect Night

     Malam ini gue K3-an lagi untuk yang ke-3 kalinya di 3 setlist yang berdeda. De Javu. Itu di BnT ding. Kali ini gue bakal cerita tentang show tadi deh. Tapi ingat, artikel ini sangat subjektif. Yang kurang suka mungkin bisa tahan dulu sampai sini.

     Untuk pertama kalinya dalam sejarah gue dapat verifikasi tiket tipe far. Gue udah sering apply far padahal, tapi bapuk banget. Perbandingan Menang : Kalah-nya 1:9, hebat! Gue duduk sama Bang Cello bersebelahan. Di atas pagar pembatas jalan. Oke, fokus lagi.

Kageana

      Siapa yang kageana? Tak lain dan tak bukan oleh Ratu Vienny Fitrilya, salah satu alasan gue nonton show ini.

Shonichi, Hissatsu Teleport, Gokigen Naname na Mermaid, Futari Nori no Jitensha

     Shonichi, lagu pertama aja udah bikin deg-degan. Hehe. Dilanjut lagu kedua, Hissatsu Teleport. Di sini Yupi chu~bangetz! Dia jejogetan gitu di tengah, kali ini terlihat lebih natural dari biasanya. Gokigen Naname na Mermaid, diawali dengan lempar-lemparan bola. Di lagu ini gue jadi gemes ngelihat gadis-gadis ini manyun sampe monyong. Apalagi Hanna sama Lidya. Sayang, mereka oshi temen. #Plaakk Futari Nori no Jitensha, lagu yang menyayat hati. Gue lupa mau nyeritain apaan. Dan baru sampai sini aja bisa bilang puas sama show malam ini. Entahlah.

MC

     Temanya, pengen teriak apa kalo ga salah. Yang gue inget sih dari Nadila, "JANGAAAAANNNN.... Pas Pajama Drive Kakak sama aku, sekarang aku Paja Drive lagi kakak balik gak?" Ya, pokoknya di sini MC-nya pecah. Oh, iya. Yona my oshi, "MALIIIIINNGG... Soalnya kamu udah memaling hati aku." Kebalik atuh, Yoyon. *jatuh duduk* *lemes*


Tenshi no Shippo

     Nadila, Yupi sama Sisil. Nadila sama Yupi berhasil kelihatan imut, lucuk dan menggemaskan. Sisil? Improve-nya "hoblog", LUAR BIASA, SISIL! Gue curiga kalo Sisil ngefans Balotelli.

Pajama Drive

     Rona, Nat, Hanna sama Dellia. Sori typo, maksudnya 3 yang pertama. #GagalMoveOn. Di sini keren. Iya, pokoknya keren. 3 orang garang jadi 1. Dan ada adegan Nat buka piyama. WAW! Sori, typo. Maksudnya luarannya dibuka. Dikit kok. Iya, dikit aja. Hehe.

Junjou Shugi

     Acha, Yona sama Naomi. Gue pengen fokus sama Yona. Ternyata? Gagal. Naomi keluarin ke-badai-an yang dia punya, Acha masih dengan pandangannya. Backdancer? Tya, Manda, Cia, Shani, Sisca, sama Desy. Good bye, focus! Penggabungan Naomi-Tya dalam satu panggung sebenernya terlalu beresiko. Iya. Gue jadi gagal buat ngelirik satu orang aja. Jadi, oshi gue siapa? Pffftt...

Temodemo no Namida

     Viny dan Novinta. Ekspresi kedua member dan karakter vokal yang sangat berbeda membuat unitsong ini menarik. Viny berhasil buat gue tetap jadiin dia oshi. Sementara Bang Cello lebih sering nyari Nobi. Untung gue ga khilaf, kalo khilaf jadi deh gigit-gigitan sama Bang Cello saking gemesnya ngelihat oshi. Btw, ekspresi Viny di sini emang kena banget, padahal di awal tadi dia kelihatan ceria. You're still my Queen. :)

Kagami no Naka Jean d'Arc

     Della, Lidya, Uty, Ikha dan Sinka. Di sini Della terlihat bagus, tapi Lidya, sang Kagami Merah punya gerakan yang "pasti" dan mantap. Jangan lupa kick-nya juga. Sinka. Udah, gue ga berani mandang dia terlalu lama di show ini. Mungkin Bang Jiunk tau alasannya. Tapi, kata orang sih Sinka keren tatapannya. Lidya kelihatan gemukkan, btw. Tapi dia ga mau disebut punya perut buncit, tapi menurut dia itu menggemaskan. Iya, kamu emang menggemaskan malam ini. Wa RAWR-in uga U!

Two Years Later, Inochi no Tsukaimichi, Kiss Shitte son Sichatta, Boku no Sakura

     Two Years Later, lupa ada apa di sini. Mungkin senyumnya Viny. Inochi no Tsukaimichi, monolog Rona nusuk sampe punggung rasanya, "KAK... KEMBALILAH PADAKU!" GWS, Ron. Kiss Shitte son Sichatta, lupa mau bahas apaan. Hanna ekspresinya masih sama, bikin-kangen-dan-bikin-pengen-nonton-lagi. Nadila juga panggil-panggil Jiro, btw. Katanya dia suka yang ubanan. Boku no Sakura, Derby Romero ft. Chibi. Sori, typo. Gue nyari-nyari Yona, kali aja dia berlinang air mata lagi. Kalau itu terjadi, gue pengen lari ke panggung terus kasih dia tissue gitu, eh, yang nangis si Jerapah Garang malahan. Gue langsung fokus ke Lidya deh, dan lagu ini tersampaikan dengan sangat baik.

ANKORU

     Dibuka dengan jiko dari ke-6 Backdancer. Tya like "kompor", she is so hot. Tak lama kemudian gue kesandung, terus jatuh di hadapan Shani. Kemudian tangan gue kepeleset jadiin Shani following gue yang ke-184. Hehehe.

Wasshoi J/K!, Suifu wa Arashi ni Yume wo Miru, Shiroi Shirts

     Wasshoi J diubah jadi Wasshoi K. Rame bener audiens-nya! Di Suifu, Viny berhasil menghentak. Mungkin dia sudah belajar dengan baik untuk jadi Jenderal Kagami. Nice, Queen. Senyum kamu indah banget malam ini, kaya biasanya.Shiroi Shirts, ada adegan yang menampilkan member per-unit song. Pokoknya trio Junjou Shugi keren di sini. Eh, di lagu ini bukan sih? Hehe hehe.

Bonus Song: Kokoro no Placard

     SERU! Terutama Nats. Hehe.

     Sesi hitouch. Biasa aja sih awalnya, gue melotot ke Uty, pengen iseng aja sih. Eh, dianya protes. Pas di depan Yona, gue protes ke dia. Soalnya dia malah mau ke belakang, gue berhenti aja di depan dia. Eh, kita malah jadi handshake. Mehehehe. Di ujung, udah ada Tya yang bagi-bagi Oxy Body Wash. Mungkin dia tau gue baru mandi sekali hari itu. Tapi tetep ganteng kok. #sikap


     Ya, pokoknya gitu lah. Gue sampe lupa oshi gue yang mana gara-gara pada tampil all out. Gue bisa bilang show K3 ga ada yang ngecewain buat gue, dan tadi adalah show terbaik yang pernah gue tonton dari K3. Dan Hanna sama Lidya tetaplah oshitemen, karena oshi gue udah ada Viny sama Yona. Banyaknyo? Ga apa lah, baru oshi ini. Coba kalo pacar? Shi shi shi~ Kurangnya show malam ini cuma Noella sama Tata sih......... Juga Dellia. *mewek*


Good Mornight! :)