Pages

Friday, April 26, 2013

5 Tahun yang Berarti

     Hari seperti biasanya. Senyum kecut hal wajib yang harus dihidangkan oleh wajah ini. Aku merasa letih sepulang kerja, tak ada yang mengingatkan makan ataupun segera ibadah kecuali orang tuaku. Dalam konteks ini, sebut saja pacar. Pacar? Yang dari mentimun bukan?

     Tak berapa lama aku mulai terlibat dalam chat yang sudah biasa kujalani. Kali ini aku menjalaninya dengan agak gugup, tak terasa satu roll tisu toilet telah habis. Entah siapa yang memulai chat ini, tapi lama-lama chat ini mulai mengerucut pada hal yang sama setiap harinya. Ya, hampir setiap hari aku selalu chatting dengan orang ini. Gebetan yang sudah mendapat gelar mantan calon pacar dariku sendiri. Entah sudah berapa medali penolakan yang tergantung di kamarnya.

     Malam itu, seperti biasa aku menyiapkan podium untuknya kalau-kalau aku gagal menunjukkan sisi Don Juan ku padanya. Jika biasanya medali, kali ini aku menyiapkan sebuah trofi yang bertahtakan keretakan hati. Obrolan ini sudah mulai jauh, ngalor-ngidul hingga bablas ngulon ketemu perempatan belok kiri, ketemu pos hansip berhenti. Namun aku tak merasa ada yang berbeda dari biasanya.





     Tapi, ternyata dia punya kejutan lebih. Kali ini aku tak disia-siakannya. Jika biasanya aku dibiarkan bermalam di emperan hatinya, sekarang aku boleh masuk ke dalam hatinya. Bahkan, aku merasa dia menyelimutiku juga dengan cintanya. *hoek*

     Malam itu tak terasa sedingin biasanya. Iya, memang hari itu agak mendung. Jadi gerahnya sungguh terasa. Jika biasanya aku mengalungkan medali tanda kemenangan dia, kali ini dia lah yang memasangkanku sebuah mahkota. Iya, mahkota bertandakan sebuah cinta. Cinta? Iya. Mungkin juga tidak. Hampir 2 tahun aku tak merasakan cinta dari seorang wanita yang biasanya dipanggil sayang. Dalam hal ini, sebut saja kekasih. Dan kali ini aku berhasil memutuskan tren ini, dengan dia yang aku damba selama ini tentunya.

     Lama atau tidaknya hubungan ini, akan selalu aku syukuri. Karena bagiku, 5 tahun bukan angka yang kecil dalam sebuah penantian. *cheers* :)


No comments:

Post a Comment