Pages

Sunday, October 13, 2013

Terbanglah Lebih Tinggi

     Selamat pagi, dunia! Udah lama ya ga nge-blog? Kangen ga? kangen dong? Sini-sini, biar kakak peluk. Uuuhh.. Mau nulis apa hayooo? Mmm.. Kalo tentang timnas U-19 aja gimana? Oke, are you ready?

     Kebetulan ya tadi malam pas Indonesia abis ngabisin Korea Selatan. Masih kebayang juga nih pas Hargianto dengan tenangnya kolongin pemain yang "katanya" juara 12 kali AFC U-19. Gimana juga tadi Ilham Udin lewat diantara dua pemain lawan, short pass ke Muchlis yang jadi wall buat gol ke-3 timnas dan juga hattricknya Evan Dimas. Ya kalau mau bilang saya glory hunter karena nulis ini setelah timnas berjaya ya gak apa-apa. Tapi untuk informasi aja, saya ikutin perkembangan tim ini sejak Arul, Muhammad Sahrul Kurniawan, dipanggil timnas pertama kali. Masih U-17 kalo ga salah.

     Lalu, kenapa patokannya Arul? Ya karena dia putra daerah Ngawi, kota kelahiran saya juga. Sebelumnya saya cuma dengar berita kalau timnas U-17 datang ke Ngawi, dan mengambil salah satu talenta Persinga Ngawi. Setelah itu saya browsing di internet, cari tau siapa pemain itu. Setelah ketemu, saya kaget campur bangga. Ternyata dia adalah Muhammad Sahrul Kurniawan atau saya lebih kenal dia sebagai Arul, adek kelas waktu SMA di SMA Negeri 1 Jogorogo, Ngawi. Sebenarnya saya sama Arul cuma kenal-kenal biasa, ga begitu dekat ataupun akrab. Kami sekedar tau aja. Yang bikin kenal tuh dulu dia sekelas sama cinta monyet saya. Ciyeeee... Dia kadang jahil-jahil juga pas saya lagi samperin si pacar di kelasnya. Ah, sudahlah. Cinta jaman dulu juga.

     Sejak saat itu saya suka cari berita tentang tim ini, tapi susah! Mungkin dari twitternya Coach Indra saya dapat beberapa info waktu itu. Salah satunya adalah pas Indonesia menang dengan skor mencengangkan, 25-0 lawan Pakistan. Di mana di pertandingan itu Sabeq Fahmi mencetak 12 gol! LUAR BIASA! Sejak saat itu saya gemar mencari berita tim ini, terus dan terus.

     Hingga tiba menjelang AFF U-19 bergulir, saya browsing lagi mencari tahu siapa saja pemain yang akan dibawa. Ada nama Arul di sana, tapi saya kecewa ternyata Sabeq dan Djali Ibrahim sedang tidak fit, jadi tidak dibawa. Nama Gavin juga ga ada karena sedang trial di CFR Cluj, Rumania. Dio Permana, sensasi dari Persema Malang yang pernah sampai Belanda juga tidak dibawa. Dan masih ada juga Eriyanto atau Mariando yang tidak dibawa di tim ini. Tapi meski tanpa pemain yang saya sebut tadi, kita lihat sendiri hasilnya. Indonesia berhasil keluar sebagai juaranya! Selamat!

     Dan akhirnya orang-orang mulai tertarik mengikuti perkemabangan tim ini juga. Dan saya tersenyum di sini karena mengikuti perkembangan tim ini sejak mereka masih di U-17. Selamat atas pencapaian malam ini. Jadikanlah AFC U-19 tahun depan sebagai lahan permainanmu, buatlah kita semua bangga lagi. Terbanglah lebih tinggi, Garuda Jaya!

No comments:

Post a Comment