Pages

Tuesday, May 20, 2014

Sendy Fans Family Diary

     Delapanbelas mei duaribu empatbelas. Gue ga bisa tidur gara-gara pas kerja malam minum kopi. Gue guling-guling gelisah di kasur gara-gara lupa rasanya tidur. Rasanya kaya lu abis nembak cewek tapi dapat injury time 5 menit. Akhirnya gue bisa tidur setelah subuh, mungkin Allah ga pengen hamba-Nya melewatkan subuh. Gue bangun lagi jam delapan, cek hape ada pesan dari Oji, "gue ke rumah jam setengah sembilan." Oke, gue galau, gue resah, gue ngantuk, gue sedih, gue jomblo dan gue ga tau gue sekarang ngetik apaan. Sekitar jam sembilan kita akhirnya berangkat ke danau naik kapal, esalah, ke Balai Kartini.

     Sampai pintu masuk, kita disambut karangan bunga yang ngucapin selamat atas pernikahan siapa gitu lupa. Tanpa mereka sadari, naruh karangan bunga suka cita gitu bikin pengen nyilet. Masuk BK, ternyata udah rame pasukan merah. Orang pertama yang ditemuin adalah Kak Acel, Marcello Pangemanan. Ya, dia yang menentukan hidup dan mati gue hari itu, kalau dia ga datang, gue cuma bisa melambaikan tangan ke Sendy dari jauh. Tak lama kemudian datang yang lain, ada Dede, Okta, Vita yang cubangets, Inez, Ricky, Ridho, Gusty, sampai anggota X O Nain juga ada. Ini dia orangnya:



Rama X O Nain


     Masuk sesi 3, tinggal gue sama Dede. Kita ke luar deh, eh, ga taunya hujan angin. Gue curiga di dalam ada yang bikin Veranda terharu. Kelar sesi 3, semua kumpul lagi. Kali ini dalam jumlah yang lebih banyak, sekitar 263940 orang deh. Ada Taufik, Kak Mariska, Kak Sora, Bang Jim, Septian, Tirta dan... Banyak lagi! Kita mulai nyusun rencana, ada yg ganti baju soalnya abis HS sama "side oshi"-nya. Gue bagi-bagi shoutcard biar pada nulis pesan singkat buat Sendy. Jam setengah dua kita mulai masuk antrian, rombongan seragam biru satu Line, Line Hartanto *apesih. Semacam Laziale lagi pada ngumpul *disepak Bang Cello*. Di antrian ga tau kenapa pada berisik. Pada sarapan pepaya kayanya sih. Di depan ruang rindu, semua membentuk formasi 4-4-2 dengan Bang Jim sebagai kipernya *esalah. Banner dibentangkan, Sendy dibawa keluar sama Kak Mariska a.k.a Kakak Beruang. Sendy terlihat terkejut terus teriak, "Ayam, eh, Ayam Ayam!" *tapi bohong*. Sendy keliatan seneng gitu, terus dia teriak, "GANBAAAATTTEEEEEE....." spontan semua teriak, "YES! YES! YEEEEESSS!" Terus Bang Rhoms pimpin doa, eh, pimpin nyanyi. Kita semua nyanyi rider, eh bukan semua sih. Gue ga bisa nyanyinya. Hehe hehe. Sendy terlihat terharu. Pengen kasih pundak rasanya. :') Waktu abis, lanjut HS masing-masing di dalam ruang rindu. Seperti biasa, Sendy lupa nama aing, tapi tau apa kelakuan aing. Dasar!

     Sesi 4. Skip aja buat yang ga pengen baca bualan gue tentang Ratu. Eheu. Langsung aja deh. Di dalam gue tanya, "Tau aku ga?" | "eh, siapa namanya? LUPA tauk!" | "Arie, Vin. Arienovich." | "Oh, iya." | "Kok ga tau sih, padahal sama Jojoincov cocok loh! Sama-sama nama Eropa Timur." | "Iiiiihhh... Kakak, aku asal tauk pake nama Jojoincov. Hehehe." Tiba-tiba ada bisikkan dari luar, "Makasih ya!" Ternyata abis waktunya. Viny bilang, "Makasih ya, Kak." | "Iya. Eh, kapan-kapan foto sama Sendy dong!" | "Iya, Kak." Terus dia senyum sambil kasih stiker. Gue keluar, eh, dipanggil lagi sama Viny. "Kak! Aku inget, Kakak yang sering mention aku buat foto sama Kak Sendy kan?" Gue spontan masuk setengah badan, kasih jempol sama senyum. Diusir gue sama yang jaga. Haohaohaohao. Thanks ya, Vin.

     Terus pada kumpul di luar. Kita foto-foto, nyuri-nyuri ambil video. Eh, ada kabar Sendy naik panggung, kita serbuuuuu... Dan ada info lagi kalau jam 6 Sendy di booth Tolak Anin, eh, Angin. Lagian bodoh amat sampe nolak Anin. Jam setengah 6 kita udah pindah di depan booth Tolak Angin. Ada yang gelar tiker, keluarin tumpeng, terus makan-makan deh. Tapi bohong. Sendy masih di panggung, kita udah pada antri. Gue lihat di kejauhan samar-samar terlihat Vita, gue samperin deh. "Foto sama Sendy noh." Terus dia ikutan juga. Kan kasihan fans jauh ga ikut foto-foto. Kaya gue, jauh dari hatinya Vita. *dibacok* Sesi foto dimulai! Antrian 1 sampe sekian pasukan biru SFF. Mungkin Tata sama Rona kesel ngelihatnya. Tapi yang penting Sendy kita manjain hari ini. Kelar foto kita ngumpul-ngumpul lucuk lagi di luar. Sampe sekitar jam 10 malam lah. Pas mau balik, kita disamperin Mbak-Mbak media dari Net TV. KITA DIWAWANCARA! Taufik sebagai ujung tombak, gue jadi pagar betis. Si Septian jadi pagar ayu. Ga tau sih tayang kapan, setidaknya pernah ngerasain disorot kamera. Hauhauhau..

     Acara selesai, kita pada balik. Seharian penuh kita memanjakan dan dimanjakan. Seneng banget. Semoga Sendy jadi semangat setelah pergerakkan awal dari SFF ini. Kita ada karena Sendy, dan Sendy ada untuk kami. Sendy HARUS tau kalau kita masih ada di belakangnya, kita ada buat terus dukung dia. Makasih untuk hari yang luar biasa, SFF. Makasih atas kepercayaannya. Ganbatte, Sendy. Yes! Yes! Yes! Kita 'kan piss? :)


Salam Jari Kelingking,

Arienovich.

GALERI:

Ganbatte, Sendy!

Air mata bahagia.

Buat Pikutoria

Beauty and the beast (?) --"

3 comments: