Pages

Wednesday, January 29, 2014

Stalking itu SAKIT!

     Selamat pagi. Akhirnya ngerasain bangun pagi lagi. Kalau biasanya jam segini baru mau tidur atau bangun cuma buat sholat subuh, kali ini gue udah "bangun" seutuhnya namun mimpi-mimpi tetap menyertai. Kalau dibilang ngantuk sih iya masih, cuma gue mesti mulai biasain bangun pagi, udah ga boleh males-males kan? Rindu aja jam segini udah datang lho? Masa semangat kalah sih sama si rindu? :)



     Jadi gini, beberapa hari ini gue lanjutin stalk "si ini", si ini yang selalu bikin penasaran itu. Kalau dulu cuma dapat yang umum-umum, kali ini gue dapat yang masuk kategori khusus. Gue hebat? Cocok jadi detektif? Bukan. Yang bener gue udah sakit. Tau ga sih kalau stalking itu adalah kepo level memprihatinkan? *kemudian Marino Tegur pasang facepalm*. Gue lagi kurang kerjaan, tapi si Kak Gugel juga iseng dengan kasih data-data tentang si ini. Meski gue dapat data-datanya si ini, gue ga pengen ngeshare ke media sosial secara umum dan blak-blakan. InsyaAllah rasa iseng dan usil lebih bisa dikontrol daripada rasa sayang ini. *eh

     Bukan. Gue bukan orang yang dekat sama si ini. Gue bahkan baru 2 kali ketemu sama dia, tapi tiap bertemu dengannya gue selalu jatuh cinta. Ya kan? Ya kan? >,<

     Lalu apa alasannya sih gue stalking si ini? Entahlah. Gue juga ga paham sama pergeseran otak ini. Gue rasa beberapa pikiran gue jatuh di jalan. Tapi yang jelas si ini terlalu menarik buat gue. Dia suka buku, suka baca dan nulis. Gue juga suka melakukannya, contohnya gue nulis di blog ini sejak 2011. Selain itu tentang selera musik. Ya meskipun gue menemukan beberapa gambar artis K-pop di akun-akun lamanya, tapi sejatinya dia punya selera musik yang baik juga. Dia pernah ngetweet tentang lagu "November Rain" dan "I Live My Life for You". Tau ga sih kalau dia itu masih 17 tahun? Tapi selera musiknya bagus, dan menurut beberapa sumber lagu kesukaannya adalah "To be with You". Hey, You're too cute! >,<

     Gimana caranya biar sukses stalking, Rie? Haha. Lu cuma perlu keyword yang tepat. Kata kunci selalu jadi solusi terbaik di gugel. Dan sebaiknya lu melakukannya dengan hati, jangan berniat buruk. Se-kepo-keponya gue sama si ini tetep aja datanya gue simpan sendiri. Gue ga pengen juga sebarin privasinya. Lalu kenapa gue ngubek-ngubek data tentang si ini kalau udah tau ini privasi? Ya ini balik lagi ke tulisan di atas, otak gue mengalami pergeseran dan gue ga bisa berhenti khilaf. Dan untungnya gue selalu punya pikiran positif sama si ini.

     Oke. Se-kepo-keponya lu sama orang lain, kalau udah dapat rahasia tetap dijaga ya. Jangan cuma cinta aja yang dijaga, rasa perhatian juga dijaga. Dan kalau kamu belum bisa stalking, ya ga usah stalking. Gue ingetin ya, stalking itu sakit. :')

No comments:

Post a Comment