Lama sudah tiada artikel kutulis di sini, terlalu jauh aku terbelenggu dunia idolling. Jadi, kuputuskan untuk menuliskan artikel ini untuk penyegaran pikiran.
Sepak bola, olah raga terpopuler di dunia. Begitulah kata orang-orang. Aku mengenal sepak bola sekitar tahun '99-2000an. Iya, waktu itu aku sering ikut-ikutan Bapak menonton bola. Ketika itu aku belum punya klub idola. Nah, karena Bapak adalah fan Juventus, maka ikut-ikutan deh jadi fan Juventus. Ya, ketika itu Serie A liga nomer 1. Tahun-tahun di mana duet Del-Pippo terlihat mengerikan. Saking penasarannya sama sepak bola, waktu itu saya sering ikut bangun jam 3 pagi untuk menonton TV. Mungkin yang paling aku ingat adalah final Champions antara Valencia vs Real Madrid. Bukan karena pertandingannya sih, tapi perjuangan untuk meleknya. Hehehe.
Beranjak dewasa, aku lebih sering memainkan sepak bola baik nyata ataupun virtual. Dan sepele saja, sewaktu main playstation aku coba pakai Liverpool dengan alasan /|8|\. Tapi malah kepincut duet Dirk Kuyt - Craig Bellamy. Dan sejak saat itulah aku jadi fan Liverpool. Iya, karena hal sepele bisa jadi cinta. Maybe, Liverpool akhir-akhir ini cuma punya gelar kompetisi kelas sekian, tapi itu tidak mengurangi rasa cinta dengan Liverpool Football Club.
Pemain idola. Pemain idola saya adalah Luis Garcia dan juga Xabi Alonso. Selalu terkenang gol menawan Luis Garcia ke gawang tim idola Bapak, Juventus. Tendangan voli melengkung terlihat sedap dipandang. Sementara Alonso adalah gol setengah lapangannya. Selain itu? Siapa lagi kalau bukan Mr. Liverpool, Steven Gerrard! Gol-gol cannon ballnya adalah keindahan yang tak boleh didustakan. Di luar Liverpool pemain yang kukagumi adalah David Silva. Alasannya? Gol indahnya sewaktu dia masih membela Valencia di UCL melawan Chelsea. Nah, iya. Raul Gonzales! Meskipun sejak kecil dicekokkin Serie A, idola pertamaku adalah Raul Gonzales. Jersey pertama yang aku punya adalah timnas Spanyol dengan nameset Raul - 7.
Dewasa ini, aku lebih suka memperhatikan bola lewat internet. Maka, muncullah nama-nama penulis yang jadi idola. Pangeran Siahaan sang satiris, Zen RS ataupun Redzi Arya adalah idola-idola saya. Mereka bisa membuat sebuah artikel tidak kaku, bahkan terkesan menyenangkan. Banyak sih penulis seperti itu, tapi ketiga penulis ini paling sering saya baca artikelnya.
Itulah sedikit banyak ceritaku tentang sepak bola. Sepak bola sudah seperti setengah hidup buatku. Sehari tak membaca artikel tentang bola pasti akan muncul rasa kesal tersendiri. I LOVE FOOTBALL!
No comments:
Post a Comment