Pages

Tuesday, August 7, 2012

Kenangan Lama, Kota Jakarta

     Jakarta, 21 November 2011. Hari itu akan diadakan final Sea Games antara Indonesia U-23 melawan Malaysia U-23, di Stadion Gelora Bung Karno. Ini adalah pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Stadion kebanggaan masyarakat Indonesia, Gelora Bung Karno. Jam 1 siang aku berangkat bareng Shandy, salah satu sahabatku sewaktu aku tinggal di Jakarta. Saat itu aku tinggal di daerah Lubang Buaya, tepatnya pintu 4 TMII. Dari situ, aku dijemput Shandy naik motor. Selanjutnya dari rumah Shandy, kami naik angkot menuju halte busway di daerah Pinangranti kalo ga salah. Pokoknya di jalan menuju MNC TV atau Pintu 2 TMII lah.

     Sekitar pukul 2 siang, kami udah sampai di GBK. Karena dari rumah ga bawa atribut, kami beli deh tuh mulai dari jersey 15 ribuan sampe stiker. Bahkan Shandy juga beli topi juga. Dan istimewanya lagi, saat itu kami belum pegang tiket masuk. Lalu, kenapa kami berani ke GBK? Jawabnya cuma satu, aku abis menang kuis dari Clear Shampo. Aku dapet 2 tiket kategori 3. Jam setengah lima sore kami baru bisa masuk ke stadion, soalnya jam 4 baru bisa ngambil tiketnya. Eh, iya, aku juga pernah nulis ini di artikel yang udah lalu. Tapi, ini lebih detailnya.








     Pas kami masuk stadion, udah dilangsungin pertandingan perebutan tempat ketiga antara Myanmar melawan Vietnam yang dimenangkan oleh Myanmar. Sementara pertandingan final sendiri dilangsungkan sekitar jam 7 malam.

Jelek amat guweh

Mingkem, Shan! :P




     Dan akhirnya tiba juga saat yang ditunggu, lagu "Indonesia Raya" udah dikumandangin. Rasa bangga pada Garuda Muda asuhan Pak Rahmad Darmawan mengiringi teriakan kami semua di GBK. Rasanya, benar-benar jadi rakyat Indonesia saat itu. *skip*

    Untuk pertandingan, lain kali saja dibahas, intinya Indonesia harus mengakui kemenangan Malaysia lewat adu penalti. Pertandingan itu sendiri selesai jam 11 malam. Saat kami pulang, semua orang udah desak-desakkan. Jadi, agak lama untuk mencapai luar Stadion. Sampe diluar, ternyata busway udah abis, dan kami pun bingung harus pulang naik apa. Beruntung, Shandy orang Jakarta. Kami akhirnya kami naik kopaja atau apalah itu, dilanjut angkot. Dan kerennya, itu angkot terakhir malam itu. Dengan angkot kami bisa langsung sampe rumah gitu? Tidak! Angkot itu cuma sampe depan RS Haji, sisanya kami harus jalan kaki. Yeah, demi Indonesia! Kami jalan sampe rumahnya Shandy. Dan selanjutnya aku diantar Shandy sampe kerumah.




     Dan itu adalah kenangan terindah ku selama aku tinggal di Jakarta, karena tanggal 30 November 2011 aku pindah ke Ngawi lagi. T,T Jakarta, banyak kasih aku kenangan dengan kehidupan kerasnya. Finally, sekarang aku jadi kangen Jakarta. Kangen Shandy, Ayu, Dhenok, dan mungkin juga Amel yang baru sekali aku temuin. Bahkan aku belom sempat ngomong sama Amel, "kamu cantik!" *eeeeeaaaaaa

     Thanks to CLEAR! Thanks to Shandy! Thanks Jakarta! I Love U 'n I Miss You So Much!




Akunya ga keliatannya






    Banyakan fotonya Shandy daripada fotoku. Huhuhuhuhuhu...

No comments:

Post a Comment