Tahun 2011, terakhir kali kita semua mengenakan putih abu-abu *backsound: Blink - dagdigdug* masih ingat saat itu, beberapa hari setelah pengumuman semua berkumpul di sekolah. Aku datang bawa spidol, ya, maksudnya buat coret-coret seragam lah. Semua berkumpul di depan perpustakaan. Semula terasa biasa saja sih, sampai pas aku tanda tanganin kaosnya Novita. Entah kenapa aku tidak menuliskan nama, melainkan "Your EX" *ciat ciat ciat*
Saat acara berpindah ke depan kelas, XII IA 2, kami mulai pesta minuman lembek *baca: softdrink* Aku mulai berpikiran jahil, aku kocok-kocok satu botol softdrink buat 'muncratin' sodanya ke segerombol wanita saat itu, iya, segerombol. Semua berteriak histeris, bahkan ada yang panggil-panggil namaku. Sayang sekali, waktu itu aku belum jomblo kaya sekarang, bahkan sekarang statusku "Jomblo Nocturnal". Jadi, aku ga bisa kasih mereka pelukan satu-persatu. Setelah semua aku kira telah usai, aku mendapat serangan dzuhur dari Genk KFC kalo ga salah. Ya, sekelompok wanita bertumbuh besar dan mempunyai otot-otot yang sangat kuat. Mereka menyiram aku menggunakan softdrink, alhasil kaos yang aku gunakan seketika berubah warna jadi pink, unyu-unyu gitu dech.
Ya, itu cuma sedikit cuplikan dari kisah SMA. Kembali lagi ke judul, "Kita Bakal Susah Ketemu Kalo Udah Sibuk Nanti". Sekarang, atau setahun dari akhir kita mengenakan putih abu-abu, kalimat itu benar-benar nusuk di hati. Kalo Adam sibuk nanti, siapa yang akan berteriak "Blewah!" di kelas saat puasa? Kalo Rodiatul sibuk nanti, siapa yang akan jualan "Tahu Elektronik Sachet" lagi di kelas? Kalo Vita sibuk nanti, siapa yang paling rajin dandan di kelas? Kalau Gita sibuk nanti, siapa lagi yang akan aku goda di kelas? Itu mungkin cuma beberapa dari kalian yang aku tulis, tapi aku masih hafal kalian semua kok. Meskipun hari kita beranjak siang, aku belum lupa kalian semua. Aku belum lupa kebiasaan kita saat makan pas pelajaran Bahasa Jepang. Aku belum lupa celaan kalian saat aku harus nulis di papan tulis. Bahkan, aku masih ingat saat aku menyarankan Bu Umi buat mengucapkan "Di pagi yang mendung ini' saat pembukaan pidato. Apalagi kebiasaan kita mencari koneksi internet gratis di lab komputer sekolah.
Cerita itu memang sudah lampau, kita juga sudah tak bisa jika minta "Take Ulang" sama Allah. Semua perlahan mulai jadi kenangan. Perlahan-lahan nama teman-teman kita semua cuma ada di hati. Ya, kalo kita udah sibuk nanti, kenangan masa SMA akan selalu dibanggakan. Sebenci apapun kita pada masa itu, pastilah kita ingin mengulang kembali masa itu. Sayangnya, dunia tak punya lubang hitam untuk melakukan perjalanan mudik ke waktu yang sudah berlalu itu. Kita bakal susah ketemu, benar sekali. Saat ini pun aku mulai merasa kesulitan menemui kalian. Muji sedang di Jakarta, Rio ada di negeri seribu sungai, dan yang lain masih banyak. Saat ini yang sering aku temui cuma Adam dan Nia. Lalu apa gunanya handphone? Memang, handphone bisa mempermudah hubungan kita. Tapi tak semua peduli dengan hal itu. Cuma Elma "Watson" sama Depe yang sering bales SMS. Selebihnya cuma lewat facebook.
Apa kalian mulai melupakan cerita itu? Apa kalian mulai melupakan tawa kebersamaan kita? Apa kalian mulai meminggirkan kebodohan kita? Apa kalian mulai menghapus nama teman kalian satu-persatu? Jangan! Ingatlah darimana kita berangkat. Ingatlah bersama siapa kalian berjuang. Ingatlah bagaimana cerita indah itu terjadi. Dan ingatlah, Saat kita mulai sibuk nanti, kita bakal 'makin' susah bertemu.
"TETES AIR MATA
BASAHI PIPIKU
DISAAT KITA KAN BERPISAH
TERUCAPKAN JANJI
PADAMU KASIHKU
TAKKAN KULUPAKAN DIRIMU"
Peganglah penggalan lirik lagu itu sebagai kenangan. Dari hati yang terdalam, aku sangat merindukan kalian semua. Entah secara individu ataupun tentang kebersamaan kita. Aku sayang kalian semua.
Peluk dan Cium Sayang Untuk Kawan Cassanova
Sekretaris XII IA 2 (CASSANOVA),
No comments:
Post a Comment