Pages

Friday, August 31, 2012

CERPEN: Gadis Manis dan Caps Lock Konslet

     Alkisah, ada seorang cowok berwajah tampan, dia bernama Erik, seorang resepsionis di tempat karaoke. Sore itu, Erik sedang bertugas di tempat kerjanya. Menjelang shift nya berakhir, datanglah 2 orang gadis manis. Mereka langsung mengurus administrasi ke bagian resepsionis yang sedang dijaga Erik. Erik merasa tertarik dengan kehadiran 2 gadis itu. Erik mencoba untuk mengajak kenalan salah satu dari mereka yang diketahui bernama Yui. Sial bagi Erik, saat itu sedang ada bos di samping Erik. Seketika Erik harus mengurungkan niatnya untuk berkenalan dengan Yui. Sebenarnya hal yang membuat Erik tertarik dengan Yui adalah hal sepele, saat itu Yui sedang mengenakan sepatu kets. Memang Yui berwajah cantik, dan itu mengingatkan Erik pada mantan calon pacarnya yang dulu, saat itu Erik ditolak sebelum menembak.

     Erik mulai berpikir keras, bagaimana caranya agar dia bisa berkenalan dengan Yui. Shift kerjanya akan berakhir 1 jam lagi, tapi Yui selesai karaoke nya 2 jam lagi. Terlalu lama jika Erik harus menunggu Yui hingga pulang, bisa saja Yui menambah durasinya. Tak kehilangan akal, Erik pun mencatat no. handphone nya di secarik kertas diakhiri dengan emoticon ':)'. Lalu dia menitipkan kertas itu pada teman yang bertugas malam.

     Perasaan galau bergejolak di batin Erik. Berhasilkah teman-temannya menjalankan misi yang dia berikan? Setelah menunggu dua setengah jam, akhirnya ada SMS konfirmasi dari temannya itu bahwa misi berhasil dijalankan. Erik sangat lega membaca SMS dari temannya itu. Segera saja dia kembali ke tempat kerjanya untuk meminta no. handphone yang berhasil didapat teman-temannya. Erik datang sambil membawa bakso sebagai rasa ungkapan terima kasihnya. Pertama Erik SMS, tak ada respon. Erik mencoba untuk tetap tenang. Lalu dia makin gelisah setelah 30 menit SMSnya tidak dijawab, lalu dia mencoba mengirim pesan kembali. Tak ada respon lagi, Erik melihat no. itu lagi. Astaga, no.nya salah!
   "Pantas saja tidak dibalas, gue salah tulis. Bego!" Erik membatin penuh emosi.

     Erik sekarang mencoba mengirim SMS kembali ke no. handphone yang benar.
   "selamat malam, benar ini Yui?" bunyi SMS pertama Erik. 10 menit pertama tak ada respon, Erik mengirim SMS lagi, "eh, belum kasih tau. ini Erik, resepsionis yang di tempat karaoke tadi"
Tuuut... Tuuutt... Handphone Erik berbunyi, Erik buru-buru membuka handphone nya.
   "eEaAA.. bEtuLL iNNi YUi." Degg.. Erik mulai merasa tidak nyaman dengan isi SMS itu. Erik mencoba untuk tetap tenang, semoga saja Yui typo.
   "Mba Yui punya facebook atau twitter ga? boleh dong!" bunyi SMS Erik.
   "Yui TtakmngenalChintta. cAri AjjHa ndiRi EEeeAaA.." Erik semakin merasa tak nyaman dengan pesan itu. Lalu Erik menyalakan laptopnya, dia mulai mencari akun facebook Yui. Dia mulai membaca satu-persatu status yang pernah ditulis Yui, dia mulai merasa sakit mata. Lalu dia mengakhiri aktivitasnya dengan menulis status, "*jalan mundur*". Iya, Erik menyatakan mundur dari medan PDKT ini.

     Erik yang semula senyum-senyum mendadak murung. Dia pikir bisa berkenalan dengan gadis manis seperti mantan calon pacarnya yang baik dan tentu saja tidak membuat sakit mata jika membalas SMS. Pelajaran yang didapat Erik sangatlah berharga hari ini. Fisik dan style seseorang kadang memang berbanding terbalik. Dan dia merasa dilema hari ini cukup sudah. Iya, dilema. Gadis Manis dan Caps Lock Konslet adalah dilema untuk matanya hari ini.

2 comments:

  1. Hahaha..
    Capslock konslet.
    Postingannya so funny. Dari luar sih emang oke, ternyata pas baru kenal udah 9a bEuD deCh..
    :p

    Kalo lanjut PDKT nya, yang ada malah sakit mata trus.. X'))

    ReplyDelete