"Semua cowok itu sama aja!"
Ada ngga di antara kalian atau teman kalian punya prinsip semacam itu? Sejujurnya, aku pribadi benci dengan kalimat itu. Cukup banyak alasan untukku membenci kalimat itu.
Di pelajaran Bahasa Indonesia kalian sewaktu SD mungkin ada pepatah, "Karena nila setitik rusak susu sebelanga". Nah, kurang lebihnya seperti itulah yang terjadi dengan kalimat "semua cowok sama aja".
Misal ada satu cowok yang nyakitin hati cewek, lantas si cewek langsung ngucap sumpah serapah diikuti kalimat "semua cowok sama aja". Apakah itu benar? Tentu tidak. Bagaimana karena satu perbuatan seseorang kamu langsung ngejudge semua orang? Bukan begitu. Itu bukan cara yang benar, jangan buat sulit hidupmu.
Ada juga saat di mana seorang cowok ingin mengatakan cinta ke seorang cewek. Karena si cowok ingin lebih romantis, dia datang dengan membawa bunga. Dan ternyata si cewek menolak si cowok dengan alasan cara nembaknya mirip dengan yang dilakuin mantan pacar yang pernah buat dia sakit hati. Kalau hal seperti ini pernah kejadian, aku ngga tau seperti apa kecewanya perasaan si cowok. Ya, buat si cewek sebenarnya perlu move on saja, bukan terus menyalahkan orang lain. Apalagi menyamakan sifat seseorang yang sama sekali berbeda. Bukankah cewek juga benci jika dibanding-bandingkan dengan orang lain? Iya, semua orang tak pernah benar-benar identik. Hal yang mungkin sama itu kebetulan semata. Kamu percaya de javu?
Sulit memang untuk membantah atau menyangkal sebuah prinsip seseorang. Ya, meskipun itu salah. Bukankah beda pribadi beda sifat? Adilkah bilang semua cowok itu brengsek?
Kalau kalian pernah baca survey cinta-cintaan di majalah-majalah gitu apakah kalian langsung percaya jawaban dengan persentase terbesar? Sebaiknya jangan, persentase itu cuma angka. Jadi semisal ada survey menyebut 90% cowok itu bullshit biarin aja, karena itu cuma pendapat orang lain. Pendapat kamu? Ya kamu sendiri yang tentuin, berdasarkan fakta tentunya.
Jadi, mulai sekarang percayalah dengan hati sendiri. Rasakan dan buktikan, jangan hanya menebak-nebak. Oke, jadi mulai sekarang berhentilah memberi nilai tanpa melihat jawaban. Di luar sana masih banyak cowok baik yang kalah saing sama bad boy.
*Bagi yang punya bantahan atau sangkalan untuk artikel ini, bisa langsung hubungi saya via twitter: @arnvch.
No comments:
Post a Comment